Berbagai Permasalahan Rumah Berikut Upaya Penanganannya

Masalah rumah bukan hanya disebabkan karena usia rumah melainkan juga karena faktor alam dan lainnya. Cari tahu upaya penanganan terbaiknya

Tag: Rumah Idaman

Ketahui Berbagai Kelebihan dan Kekurangan Rumah Kayu

Selain rumah gedong, ternyata di zaman modern sekarang ini rumah kayu juga tak kalah menarik untuk dibangun. Desain bangunan yang relatif mudah diukir membuatnya tampak elegan. Bahkan di tempat-tempat wisata pun seperti di pantai, puncak, pulau, desa-desa, dan lain sebagainya sangat simpatik dan kerap ditemui bangunan-bangunan yang berasal dari kayu.

Rumah Kayu modern

Sama halnya dengan jenis bangunan lain, rumah kayu juga menyimpan beberapa kelebihan dan kekurangan, antara lain:

Kelebihan

Rumah kayu yang sangat diminati oleh masyarakat luas, memang memiliki berbagai kelebihan dua di antaranya adalah:

  • Unik

Bangunan yang sebagian besar berasal dari kayu relatif mudah dibuat profil atau dibentuk desain sebagaimana yang diinginkan. Desain yang dibuat bisa untuk eksteior juga interior, baik itu ruang tamu, keluarga, dapur, maupun ruangan khusus lainnya. Tidak mengherankan jika rumah yang material bangunannya lebih banyak kayu terlihat unik apalagi dengan warnanya yang netral dan kalem.

  • Gampang direnovasi

Secara umum, orang kerap merenovasi rumah bukan hanya disebabkan oleh model bangunan yang ketinggalan zaman, melainkan juga terjadi kerusakan misalnya atap rumah yang bocor. Berbagai masalah yang terjadi pada bangunan rumah, utamanya harus dilakukan renovasi agar kembali bisa ditempati dengan aman dan nyaman. Dalam hal ini, tahap renovasi membutuhkan waktu yang tidak sedikit, apalagi kalau bangunan beton. Namun, untuk rumah kayu umumnya lebih ringan karena pembongkaran tidak harus menghancurkan bagian-bagian bangunan. Justru material kayu pun bila masih utuh dan kualitasnya bagus kemungkinan dapat digunakan kembali.

Kekurangan

Rumah kayu yang memiliki nuansa indah, pada dasarnya juga mempunyai beberapa kekurangan sebagai berikut:

  • Mudah dimakan Rayap

Tahukah Anda, kondisi rumah kayu yang mudah rusak dan tidak tahan lama salah satunya karena ancaman rayap. Rayap dapat menghancurkan kualitas kayu, yang tadinya kokoh bisa menjadi rapuh sehingga ketahanan bangunan juga lama-kelamaan bisa menjadi berkurang. Tentu, tampilan bangunan juga akan terlihat jelek kalau habis dimakan rayap. Inilah yang menjadi kekurangan rumah kayu, meskipun sangat elegan dan menarik serta unik, tatkala sudah dimakan rayap maka bisa habis bangunan itu.

Bagi Anda yang telah mengalami masalah ini pada bangunan rumah yang Anda tempati, cara mengatasinya bisa dengan menggunakan beberapa bahan untuk membasmi binatang tersebut, seperti memanfaatkan air kapur sirih, garam, minyak tanah atau solar, air tembakau, dan air cucian beras. Gunakan salah satu bahan tersebut secara rutin misalnya 3 kali dalam seminggu sesuai kebutuhan agar hasilnya maksimal.

  • Resiko kebakaran tinggi

Rumah kayu memiliki ancaman lebih besar dibandingkan rumah beton dari di jago merah. Ini disebabkan karena kayu merupakan bahan yang mudah terbakar sedangan beton tidak. Apalagi kalau kerangka atap yang digunakan baja ringan, kemungkinan bisa tahan terhadap api sementara kayu secara otomatis bisa habis. Resiko kebakaran yang tinggi inilah terkadang membuat orang banyak berpikir lagi untuk mendirikan bangunan kayu agar bisa menghindari hal-hal yang tak terduga sekalipun sudah penuh dengan kewaspadaan. Jika tetap ingin memiliki rumah dari material kayu, solusi terbaik untuk hal ini ialah mengasuransikan rumah untuk mendapat perlindungan dari resiko kebakaran yang terdapat dalam polis asuransi.

Itulah berbagai kelebihan dan kelemahan rumah yang secara keseluruhan bahan bangunannya berasal dari kayu. Tentunya setiap pembangunan rumah ada positif dan negatif, tergantung darimana kesiapan dalam menyiasatinya agar bangunan yang didirikan bisa memenuhi harapan.

Trik Bangun Rumah Hemat Energi Listrik

Setiap rumah perlu melakukan penghematan energy listrik. Pertama, penghematan energy listrik bisa meminimalisir terjadinya pemanasan global yang sangat menakutkan dampaknya antara lain kekeringan, lebih lebih banyak, kenaikan permukaan air laut, persebaran penyakit, dsb. Kedua, tagihan listrik bisa ditekan karena penghematan energy listrik. Sangat menguntungkan bukan jika Anda bisa melakukan penghematan energy listrik? Kalau Anda ingin membangun rumah dalam waktu dekat, berikut triknya agar hemat energy listrik:

Tinggikan plafon & gunakan atap dari tanah liat          

atap dari tanah liatPlafon lebih dari sekedar untuk mempercantik penampilan interior rumah, melainkan untuk menahan kotoran dari celah atap, percikan air, dan untuk mengurangi panas. Akan tetapi, posisi plafon yang terlalu dekat dengan lantai justru bakal membuat rumah terasa panas. Makanya, tinggikan plafon rumah lebih dari 280 cm sehingga sirkulasi udara jadi lebih baik dan membuat udara di dalam rumah lebih sejuk. Di sisi lain, Anda juga bisa menggunakan atap dari tanah liat untuk menunjang plafon yang tinggi. Apa kaitannya rumah hemat energy listrik dengan kedua tindakan ini? Ketika rumah terasa sejuk, penggunaan kipas angin atau bahkan AC tidak diperlukan lagi. Energi listrik bisa lebih hemat, bukan?

Pergunakan skylight & maksimalkan bukaan  

Pergunakan skylightPada atap rumah, sebaiknya pertimbangkan beberapa bagiannya untuk memakai skylight. Ketika di siang hari, ruangan di dalam rumah akan diterangi oleh cahaya alami sinar matahari sehingga tidak lagi memerlukan penerangan dari lampu pijar. Alternatif lainnya adalah dengan memaksimalkan bukaan sehingga cahaya matahari pada siang hari bisa masuk dengan leluasa. Bukan hanya memaksimalkan pencahayaan alami di siang hari, banyaknya bukaan dapat membuat sirkulasi udara lebih baik sehingga rumah tidak memerlukan AC atau exhaust fan. Untuk ruangan yang sulit terkena cahaya matahari solusinya adalah dengan menempatkan cermin yang bakal memantulkan cahaya matahari ke ruangan tersebut.

Minimalisir penggunaan sekat

rumah tanpa sekatSekat memang diperlukan di dalam rumah untuk membatasi privasi. Akan tetapi, disarankan meminimalkan penggunaan sekat untuk rumah yang berukuran minimalis. Penyekatan bakal buat rumah terkesan sempit sehingga suasana di dalam rumah terasa sumpek. Kalau memang untuk membatasi privasi, bisa pikirkan partisi ruangan non permanen. Di sisi lain, penyekatan juga bakal memperbanyak penggunaan lampu pijar. Kalau di siang hari, kemungkinan ada beberapa ruangan yang tidak bisa terkena oleh sinar matahari karena dihalangi oleh sekat sehingga membutuhkan lampu pijar. Untuk di malam hari, setiap ruangan harus memiliki lampu pijar sendiri (tidak dapat berbagi lampu). Artinya, penyekatan justru bisa membuat Anda melakukan pemborosan energy listrik, bukan?

Gunakan alat elektronik yang hemat energy

hemat energiDi zaman modern seperti sekarang ini, masyarakat tidak dapat dipisahkan dari berbagai peralatan elektronik. Sayangnya, alat elektronik ini dapat memicu pemborosan energy listrik. Untuk solusinya, sebaiknya gunakan alat elektronik yang hemat energy listrik. Dimulai dari lampu yakni menggunakan lampu LED dengan tampilan yang menarik tapi hemat neergi, AC yakni dengan output cooling capacity yang tinggi (semakin tinggi berarti listrik untuk AC semakin hemat), TV yakni dengan menggunakan LED TV disinyalir jauh lebih hemat dibanding LCS TV, Plasma TV, & TV Tabung, dan lainnya. Terpenting gunakan alat elektronik seperlunya dan matikan jika tidak dipakai lagi.

Mulailah menghemat listrik di rumah sendiri. Bukan hanya Anda yang bakal mendapatkan keuntungan jika bisa melakukannya, melainkan penduduk di bumi ini bakal merasakannya. Tak lupa ajak orang terdekat Anda untuk melakukannya 😀